Buku Milik Airlangga Dijual di SMPN 2 Ambon

Buku Milik Airlangga Dijual di SMPN 2 Ambon

Buku Milik Airlangga Dijual di SMPN 2 Ambon

Penyaluran buku-buku kurikulum 2013 untuk proses belajar mengajar belum

seluruhnya diterima di sekolah-sekolah, padahal sudah ditetapkan pihak Dikpora ahkir Oktober 2014 semua buku-buku kurikulum 2013 sudah didistribusikan di semua sekolah.

Terkait dengan hal ini informasi yang dihimpun Tribun-Maluku.Com, buku-buku tersebut diperjual belikan dan kedapatan terjadi di SMP Negeri 2 Ambon.

Kepala SMPN 2 Ambon Drs. La Siteny, M.Pd saat ditemui diruang kerjanya Selasa (4/11/2014) membenarkan hal ini.

Memang, ada buku-buku yang dijual disekolah, namun buku-buku

itu adalah himpunan soal-soal ujian termasuk untuk test, sebagai latihan dan evaluasi bukan buku ajar tentang kurikulum 2013 dan buku-buku itu titipan dari Universitas Airlangga untuk dijual, karena banyak orang tua membutuhkannya untuk anak-anak mereka,”tegas La Siteny.

Buku-buku tersebut milik Universitas Airlangga dititip di SMPN 2 untuk dijual perpaket, 5 mata pelajaran untuk UN dan test semester, bukan buku teori kurikulum 2013 dan buku tersebut dijual dengan harga 195 ribu rupiah perpaket, jika tidak habis terjual harus segera dikembalikan kepihak Airlangga.

La Siteny menepis jika selama ini SMPN 2 menjual buku-buku ajar kurikulum 2013

itu tidak benar, buku yang dijual adalah buku untuk latihan dan evaluasi baik untuk UN maupun test semester, yang dititip pihak Universitas Airlangga, dan banyak orang tua yang menginginkannya untuk membantu anak-anak mereka untuk belajar, baik yang akan memasuki UN mapun yang test semester,”tandasnya.

 

Sumber :

https://samarindatv.co.id/sejarah-danau-toba/