Criteo: Harbolnas 12.12 Lebih Populer di Indonesia

Criteo: Harbolnas 12.12 Lebih Populer di Indonesia

 

Criteo Harbolnas 12.12 Lebih Populer di Indonesia

Criteo Harbolnas 12.12 Lebih Populer di Indonesia

Pesta diskon 12.12 atau Harbolnas tetap menjadi pesta diskon terpopuler bagi para pembeli di Indonesia, diikuti oleh 11.11 dan 10.10. Pernyataan itu disampaikan oleh platform iklan untuk jaringan internet terbuka Criteo.

Criteo mengungkapkan hal ini berbeda dengan negara tetangga. Perayaan 11.11 di tahun lalu masih menjadi momen belanja yang paling populer di Malaysia, Singapura dan Taiwan. Kendati demikian, 12.12 mulai menanjak popularitasnya di Vietnam.

Data tersebut menegaskan kembali bahwa momen ini merupakan peluang yang perlu dimanfaatkan oleh para pelaku

ritel untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui platform online mereka.

Selain momen ini, pesta diskon lainnya, seperti 10.10 dan 11.11 turut memungkinkan pelaku ritel untuk menyasar target pasar mereka dengan cara yang kreatif.

12.12 di tahun 2018 membawa peningkatan sebesar 389% dalam penjualan ritel online, dan 148% peningkatan jumlah pengunjung online.

Peningkatan tersebut memuncak di tengah hari dan sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 di tanggal 12 Desember. Dibandingkan dengan musim-musim belanja lainnya, 12.12 menghasilkan tingkat konversi tertinggi, dengan peningkatan yang mencapai angka 94%.

“Penjualan ritel pada 12.12 tumbuh dengan masif setiap tahun,” ujar McCarl Leonardo, Senior Account Strategist – Large Customers, SEA, Taiwan and Hong Kong, Criteo.

“Meskipun masuk akal bagi pemain ritel untuk ikut serta dalam menawarkan potongan harga, survey “Why We Buy” kami menunjukkan bahwa ini bukanlah satu-satunya cara untuk memenangkan hati konsumen. Beberapa pertimbangan lainnya adalah kecocokan harga dengan kualitas barang, serta keberagaman jenis produk yang ditawarkan,” imbuhnya.

McCarl mengungkapkan karena 12.12 merupakan musim belanja paling besar di Indonesia, para pemain ritel perlu

mencari cara untuk melakukan hal baru agar dapat tampil menonjol di antara banyaknya penawaran potongan harga di pasaran.

“Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah memperkenalkan produk baru dan memperluas jangkauan audiens periklanan online mereka untuk menarik pelanggan-pelanggan baru,” ujar McCarl menegaskan.

Transaksi Penjualan Melalui Mobile Mengalami Peningkatan Signifikan

Selama Harbolnas, konsumen yang bersedia untuk berbelanja melalui situs mobile hampir menyamai, atau bahkan melebihi, mereka yang berbelanja melalui situs desktop.

Pada 12.12 atau Harbolnas, penjualan ritel pada situs mobile mencapai 54% dari keseluruhan penjualan ritel online. Ini menandakan peningkatan sebesar 597% bila dibandingkan dengan peningkatan penjualan di situs desktop, yang sebesar 477%.

Adapun metodologi yang diterapkan Criteo pada riset ini adalah pada 2018, Criteo mengidentifikasi tren ini melalui

analisis lebih dari 465 juta transaksi belanja ritel di seluruh desktop, smartphone, tablet, dan aplikasi dari 340 pengiklan terbesar di South East Asia.

Sementara di tahun 2019, Criteo mengidentifikasi tren ini melalui analisis lebih dari 157 juta transaksi belanja ritel di seluruh desktop, smartphone, tablet, dan aplikasi dari 52 pengiklan terbesar di South East Asia.

Baca Juga: