Genjot penjualan, Bareksa Gandeng OVO

Genjot penjualan, Bareksa Gandeng OVO

Genjot penjualan, Bareksa Gandeng OVO

Bareksa, marketplace finansial terus melakukan usaha strategis mengenjot penjualan

. Yang dilakukan adalah, Bareksa sedang menggodok kerjasama strategis dengan OVO.

Karaniya Dharmasaputra, Co-Founder/CEO menerangkan, sinergi platform e-investing dan e-wallet akan secara signifikan terus mendemokratisasi pasar Surat Berharga Negara (SBN) sehingga masyarakat luas akan memiliki akses yang semakin mudah dan terjangkau.

Langkah ini punya arti strategis, karena ditujukan untuk menjawab kebutuhan negara guna mencari sumber pembiayaan nasional yang baru di segmen ritel dan mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri.

“Untuk ini, kami akan mengkonsultasikan dan meminta masukan dari Bank Indonesia

, OJK, dan Kementerian Keuangan.”ujar Karaniya.

Karaniya melihat, sebagai platform e-wallet di Indonesia, OVO memiliki potensi yang sangat besar untuk secara masif memasyarakatkan dan menggenjot nilai penjualan SBN.

Saat ini, OVO telah menjangkau 115 juta perangkat seluler, 87 juta pengguna yang tersebar di 354 kota di seluruh Indonesia, dengan pengguna aktif bulanan (MAU) mencapai sekitar 11-12 juta.

“Ini daya yang sangat besar untuk mendorong pasar surat utang negara ke tahapan berikutnya.”kata Karaniya.

 

Perlu diketahui, baru – baru ini, Kementerian Keuangan RI menganugerahkan kepada Bareksa, sebagai Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara (Midis SBSN) Terbaik Kategori Non Bank 2019. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

 

Baca Juga :