Penentuan Saldo Awal

Penentuan Saldo Awal

 

Penentuan Saldo Awal

Penentuan Saldo Awal

Penentuan saldo awal untuk tujuan pencatatan akuntansi dilakukan dengan pengukuran kembali akun-akun laporan keuangan seolah-olah mata uang fungsional tersebut telah digunakan sejak tanggal terjadinya transaksi. Prosedur pengukuran kembali adalah sebagai berikut:
  1. Aktiva dan kewajiban moneter diukur kembali dengan menggunakan kurs tanggal neraca;
  2. Aktiva dan kewajiban non-moneter serta modal saham diukur kembali dengan menggunakan kurs historis atau kurs tanggal terjadinya transaksi perolehan aktiva tetap, terjadinya kewajiban atau penyetoran modal saham;
  3. Selisih antara aktiva, kewajiban dan modal saham dalam mata uang pelaporan baru, yang merupakan hasil perhitungan prosedur a dan b di atas, diperhitungkan pada saldo laba atau akumulasi kerugian pada periode tersebut;
  4. Pendapatan dan beban diukur kembali dengan menggunakan kurs rata-rata tertimbang selama periode yang diperbandingkan, kecuali untuk beban penyusutan aktiva tetap atau amortisasi aktiva non-moneter yang diukur kembali dengan menggunakan kurs historis aktiva yang bersangkutan;
  5. Dividen diukur dengan menggunakan kurs tanggal pencatatan dividen tersebut;
  6. Prosedur d dan e di atas akan menghasilkan selisih pengukuran kembali yang diperhitungkan pada saldo laba atau akumulasi kerugian pada periode tersebut;
  7. Selisih pengukuran kembali merupakan hasil dari perhitungan berikut: saldo laba (akumulasi kerugian) akhir tahun (hasil dari prosedur c) ditambah dengan dividen (hasil dari prosedur e) dan dikurangi dengan hasil perhitungan laba (rugi) bersih selama periode yang diperbandingkan (hasil dari prosedur d).

Sumber : https://jilbabbayi.co.id/