Sekolah Swasta Diminta Tampung Siswa Miskin

Sekolah Swasta Diminta Tampung Siswa Miskin

Sekolah Swasta Diminta Tampung Siswa Miskin

Dinas Pendidikan Kota Bekasi meminta kepada seluruh sekolah swasta di di Kota Bekasi

dapat menggratiskan 20 persen siswa tergolong keluarga tidak mampu. Sekolah swasta tersebut khusunya yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi, mengatakan jika sekolah swasta harus memenuhi kewajiban untuk menggratiskan 20 persen siswanya yang tergolong miskin sesuai ketentuan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

“Di dalam juklak dan juknis Bosda sudah disesuaikan agar swasta menggratiskan

20 persen siswa. Jangan juga gratisnya cuma setahun ke sananya bayar. Kita juga berpikir jika harus ada penambahan Bosda dari 15 ribu menjadi 40 ribu per bulan,” katanya.

Menurutnya, dalam petunjuk Bosda diwajibkan minimal 20 persen siswa bebas biaya bagi siswa miskin. Dan, sekolah swasta juga harus menerima warga yang belum sekolah atau belum masuk sekolah negeri.

“Bagi warga yang belum sekolah, maka BMPS dan Disdik harus menyisir di lingkungan ke 12 kecamatan. Bagi siswa miskin dan yatim maka menjadi tanggungan bagi sekolah negeri dan swasta,” ujar Ali.

Ali mengatakan, kedepan subsidi bagi siswa di sekolah swasta bakal ditingkatkan.

Saat ini sudah Rp15 ribu per siswa. Tahun ini dan seterusnya akan dinaikan menjadi Rp40 ribu per siswa dari Bosda Kota Bekasi.

“Swasta kan ada juga dana bos pusat. Kebutuhan sekolah swasta rata-rata per anak perbulan sebesar Rp300 ribu bagi sekolah menengah. Kalau sekolah yang masuk dalam kategori kelas satu maka bisa lebih,” tandasnya

 

Sumber :

https://ruangseni.com/