Siswa Korban Kebakaran Terima Bantuan Seragam Sekolah

Siswa Korban Kebakaran Terima Bantuan Seragam Sekolah

Siswa Korban Kebakaran Terima Bantuan Seragam Sekolah

Hasil pendataan jumlah siswa korban kebakaran di Soa Bali jalan baru Kota Ambon sebanyak 147 siswa.

 

Jumlah ini terdiri dari TK 2 siswa, SD 91 siswa, SMP 24 siswa, SMA 28 siswa dan SMK 2 siswa, ditambah dengan 19 siswa yang mempunyai Ijasah/SKHUN, turut terbakar yaitu: SD 6 orang, SMP 7 orang dan SMA 6 orang.

Sebanyak 147 siswa ini Minggu (2/11/2014) telah menerima Pakaian seragam sekolah, Sepatu dan kaus kaki, Tas, Buku 1 lusin dan Pena 3 buah dari Pemerintah Provinsi Maluku Cq. Dinas Dikpora.

Sebanyak 19 siswa yang Ijasahnya terbakar akan dilayani oleh Dinas Dikpora Maluku,

dan data mereka harus diferifikasi pada sekolah asal.

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff berkenan menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada 147 siswa korban kebakaran tersebut, bertempat di depan Mesjid Al Fatah Ambon Minggu (2/11/2014).

Dalam arahannya, Assagaff katakan, siswa-siswi korban kebakaran yang mempunyai masalah pendidikan bisa dilaporkan di Posko Dinas Pendidikan Maluku yang ada di pelataran Mesjid Al Fatah Ambon.

Selain itu, semua Posko Dinas terkait sudah disiapkan, sehingga diharapkan tidak ada lagi

keluhan dari masyarakat/pengungsi.

Gubernur berharap, bantuan peralatan sekolah yang diberikan Pemda Maluku bisa dinikmati dengan baik oleh para siswa.

Sehari sebelumnya (1/11/2014) Gubernur Maluku telah memberikan bantuan selimut untuk anak kecil/bayi dan pakaian layak pakai bagi orang dewasa.

Setiap hari Gubernur Maluku selalu mengecek perkembangan pelayanan yang diberikan oleh Posko-Posko kepada masyarakat korban kebakaran.

Kepala Dinas Dikpora Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si dalam laporannya mengatakan, bantuan alat-alat sekolah dari Dinas Dikpora Maluku sebagai salah satu wujud perhatian, kepedulian Pemerintah Promal kepada masyarakat korban kebakaran di Kota Ambon Jumat malam (31/10/2014) lalu.

Selain itu Dinas Dikpora Maluku akan membantu 147 siswa korban kebakaran ini, untuk bebas dari biaya sekolah baik siswa SD, SMP, SMA dan SMK

 

Baca Juga :